E-Learning

4 May

E-Learning Saat ini e-learning telah berhasil mengambil perhatian banyak pihak, baik dari kalangan akademik maupun industri. Di bidang akademik, e-learning telah membuka cakrawala baru dalam proses belajar mengajar. Sedangkan di lingkungan industri, e-learning mampu membantu proses dalam meningkatkan kompetensi pegawai. Tidak salah kalau kita sudah saatnya memilih e-learning untuk diterapkan di Pusat Pendidikan, mengingat adanya keterbatasan dana, sarana dan prasarana serta waktu pendidikan dihadapkan dengan sasaran pendidikan serta untuk menjawab tantangan tugas di masa depan yang lebih kompleks.

E-learning dapat dijadikan pelengkap dan penunjang pendidikan yang dilaksanakan di Pusat Pendidikan, terutama untuk pendidikan pengembangan spesialisasi. Mengingat sangat terbatasnya waktu pendidikan dihadapkan dengan tingginya tuntutan sasaran pendidikan yang rata-rata dengan kualifikasi menguasai dan mahir. Di sisi lain juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar secara extrakulikuler dan sebagai sarana untuk belajar jarak jauh. Hal ini effektif untuk menutup kekurangan kesempatan mengikuti pendidikan formal di Pusat Pendidikan. Pembangunan e-learning harus dirumuskan dengan baik oleh pengelola dan disusun dalam jangka panjang secara bertahab dan terintegrasi , karena belum adanya infrastruktur dan sumber daya yang disiapkan. Adapun fisi dasar pembangunan e-learning di Pusat Pendidikan meliputi :

a. Mengatasi kekurangan infrastruktur pendidikan secara fisik sehingga pendidikan dapat menjangkau personel perhubungan diseluruh wilayah.

b. Memberikan peluang untuk melakukan penghematan dan penataan finansial secara terintegrasi. Dalam hal ini dapat disiapkan sarana pendidikan yang serba virtual dengan biaya lebih murah.

c. Pemenuhan terhadap tuntutan standar kualitas peendidikan . Hal ini dimaksudkan untuk melengkapi dan memperdalam pengetahuan dan ketrampilan Serdik pada saat mengikuti pendidikan formal.

d. Kurikulum, bahan ajaran serta perangkat lainnya lebih mudah beradaptasi dengan perkembangan situasi. Dengan sistem e-learning maka lebih mudah meng-up date materi pelajaran maupun perangkat pendidikan karena perangkat tersebut berupa file yang dapat segera dirubah kapan dan di mana saja.

e. Dengan e-learning lebih menawarkan fleksibelitas dan mobilitas,karena dapat diakses kapan saja dan dari mana saja.

f. E-learning memungkinkan kecepatan transfer dan distribusi ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini dikarenakan e-learning memungkinkan Serdik dapat mempelajari bahan pelajaran sesuai keinginan dan kemampuannya ,tidak tergantung kepada pengajar selaku penyaji pelajaran.

Sistem pendidikan dengan memanfaatkan e-learning tersebut tidak mudah penyiapannya harus disiapkan secara bertahab . Tahapan tersebut disiapkan oleh pengelola pendidikan baik yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat administratif, teknis , maupun non teknis. Adapun tahap-tahapan teknis dapat disiapkan sebagai berikut :

a. Penyediaan dan pemanfaatan secara optimal perangkat komputer dalam lab .

b. Memperbaiki fasilitas jaringan LAN yang ada di Mapusdikhub termasuk di dalamnya jaringan komputer di Lab.

c. Menyiapkan fasilitas internet yang dapat digunakan Serdik bila memungkinkan menyiapkan fasilitas hot spot di perpustakaan maupun ruang kelas.

d. Menyiapkan Tim yang mampu membuat web site Pusat Pendidikan.

e. Mendigitalisasi materi pelajaran. Untuk materi pelajaran yang bersifat umum dan berklasifikasi biasa maka materi pelajaran tersebut dapat dimasukkan dalam website. Sedangkan materi pelajaran yang bersifat rahasia disiapkan dalam bentuk CD, VCD maupun file yang secara terbatas dapat diakses oleh peserta didik. CD maupun VCD tersebut dapat berupa video, tutorial maupun simulasi tentang materi pelajaran. Sedangkan secara administratif yang perlu dilakukan antara lain :

a. Penyiapan piranti lunak pendidikan seperti peraturan dan petunjuk teknis.

b. Sosialisasi piranti lunak kepada seluruh warga Hubad, para Serdik serta pengelola pendidikan.

c. Membangung sistem informasi sebagai sarana yang berfungsi untuk administrasi peserta didik.

Mayor Anang Murtioso, M. Si

%d bloggers like this: