Cool Edit

9 Jan

Banyak materi ajar di Pusdiklat Bahasa masih dalam format konvensional khususnya file-file Listening masih tersimpan dalam format kaset (pita), bahkan ada yang masih dalam format reel (pita besar). File audio tersebut dapat di ubah dalam format mp3 untuk menghemat space penyimpanan karena file ini cukup kecil.

Cool Edit

Pealihan file konfensional ke dalam digital, materi audio (kaset) menggunakan program COOL EDIT mungkin menjadi salah satu jawaban karena progam berbasis software ini memiliki fasilitas aplikasi perekam, editor, dan pengolahan suara. Saat Anda merekam audio ke dalam komputer, maka software ini diperlukan. Langkah-langkah yang harus dilakukan:

Dasar merekam dengan Cool Edit

1) Persiapkan materi anda (dalam contoh ini kita menggunakan perekam kaset mono).

2) Nyalakan komputer.

3) Open (buka) “Cool Edit Pro”- dan sekarang layar menjadi gelap (berwarna hitam) (jika tidak, tekan tombol panjang dengan gelombang berwarna hijau/kuning padak pojok kiri atas – inilah yang disebut tombol multitack switch).

(Menyederhanakan tampilan penggunaan Cool Edit)

4) Buka “File” di bar kiri atas. Pilihlah “New”.

5) Pilih “44.100” atau contoh yang lebih rendah daripada itu (kami masih melakukan riset tentang hal ini – anda akan menerima informasi lanjutannya kemudian)

Sedangkan mengenai tingkat solusi, pilih “16 bits” dan jika anda bekerja dengan kaset perekam Marantz, tekanlah juga “mono”. Tekan “ok”. Sekarang perekam dua track sudah muncul.

6) Open (buka) VU-meter dengan melakukan double click pada slim black window (jendela hitam kecil) di bagian bawah tampilan penggunaan Cool Edit.

7) Sesuaikan level VU pada mixer (aux fader). Jagalah tingkatan level Cool Edit pada posisi max.- 6

8) Pastikan tape cuplikan siap di kaset perekam.

9) Mulailah merekam – dengan menekan tombol merah yang ada pada bagian tape pengontrol yang terdapat di pojok kiri bawah dari Cool Edit.

10) Mulailah tape yang berada pada cassette player.

11) Buka “File” (bar teratas, di sebelah kiri). Tekan “Save as”. Browse ke “My documents”. Buatlah sebuah folder dengan nama “Sound files only” – jika sebelumnya folder tersebut belum ada. Namakanlah file dengan nama yang jelas dan mudah dikenal.

12) Tekan “ok” setelah selesai menuliskan nama file.

Kesimpulan

File mp3 adalah file yang cukup kecil dan dapat disimpan dalam flashdisck, cd, atau mp3 player. Maka kaset konfensional yang banyak tersebut dapat dikondensi dalam paket yang handy. File ini pun dapat lebih mudah disalin oleh pengguna.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: